STUDI LAPANGAN PESERTA PELATIHAN KEPEMIMPINAN PENGAWAS KABUPATEN SAROLANGUN VIA DARING

Meskipun berada dalam keterbatasan di masa pandemi COVID-19. Upaya dalam mengembangkan kompetensi sumber daya manusia khususnya bagi ASN melalui pelatihan dan pengembangan terus ditingkatkan sebagai upaya untuk mencetak pemimpin-pemimpin sebagai agen perubahan yang mampu mendorong terciptanya inovasi dalam pelayanan terhadap masyarakat,contohnya pada hari ini Rabu 25 juni 2020 dilaksanakannya studi lapangan bagi peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas dari Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi dengan BKPPD Kabupaten Gunungkidul melalui metode daring.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengantarkan peserta agar dapat mengenal, memahami dan memperoleh informasi tentang inovasi dari Pemerintah Daerah yang terbukti dapat mengembangkan inovasi di daerahnya. Dalam kesempatan ini, daerah yang menjadi lokus studi lapangan adalah Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang terbagi menjadi 4 (empat) Kelompok dalam mengikuti pertemuan virtual lewat aplikasi video conference dengan lokus Kelompok I di BKPPD Kabupaten Gunungkidul, Kelompok II di RSUD Wonosari,Kelompok III di Bagian Organisasi Setda Kabupaten Gunungkidul dan Kelompok IV di DP3AKB dan DPMD.

BKPPD Kabupaten Gunungkidul terpilih sebagai lokus benchmarking agar peserta PKP dari Kabupaten Surolangun dapat mempelajari model inovasi yang dilakukan BKPPD Gunungkidul dalam hal pengembangan layanan berbasis elektronik yaitu Aplikasi pelayanan Informasi Kepegawaian (APIK).

Selain itu untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai di Kabupaten Gunungkidul memberikan Tambahan Penghasilan Pegawai menggunakan sistem statis dan dinamis dengan memperhatikan capaian kinerja perangkat daerah dan individu. Pengembangan simpeg offline menjadi SI ASN (sistem informasi ASN) yang kedepannya terintegrasi dengan SAPK BKN sehingga memungkinkan updating data simpeg dan SAPK BKN menjadi lebih mudah.

Pengusulan pangkat dan pensiun telah menggunakan less paper menggunakan Aplikasi SEMAR (Sistem Elektronik Manajemen ASN ter Rekonsiliasi) sehingga pengusulan pangkat dan pensiun tidak lagi menggunakan banyak berkas, dan pengusul/ PNS tidak perlu datang kekantor dengan membawa berkas yang banyak,cukup mengupload berkas kedalam aplikasi. Aplikasi Mobile Presensi (Mobsi) yaitu presensi online yang diterapkan kepada seluruh PNS di lingkungan Pemkab Gunung Kidul, konsep aplikasi ini menggunakan GPS sehingga masing masing PNS ketika melakukan presensi akan menampilkan titik koordinat dari lokasi PNS tersebut.

Dalam penerapan sistem Mobile Presensi terintegrasi dengan e-lapkin Pemkab Gunungkidul bekerjasama dengan BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) untuk dapat dilakukan pengujian dan Kementerian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk singkronisasi presensi pada Dapodik, diharapkan dengan terintegrasinya aplikasi tersebut pembayaran sertifikasi bagi guru bersertifikasi sesuai dengan kehadirannya.