PELAKSANAAN SKD CPNS PEMERINTAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN 2024

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) memfasitasi pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2024 pada Sabtu (2/11/2024). Tes SKD ini diadakan di Balai Latihan Pendidikan Teknik (BLPT) Yogyakarta dan diikuti oleh 1.825 peserta dari Kabupaten Gunungkidul. Sementara itu, sekitar 200 peserta lainnya mengikuti ujian di lokasi yang berbeda. Total peserta yang terdaftar untuk tes SKD ini mencapai 2.035 orang.

Kepala BKPPD Gunungkidul, Iskandar,S.IP.,MPA menjelaskan bahwa pelaksanaan ujian SKD akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai tanggal 2 hingga 4 November 2024. Dalam setiap sesi ujian, maksimal 200 peserta akan mengikuti tes, dengan waktu yang diatur secara terstruktur untuk memastikan kelancaran dan keteraturan selama pelaksanaan ujian.

“Dengan sistem ini, pelaksanaan SKD akan berlangsung secara efisien dan terstruktur, memastikan semua peserta dapat mengikuti ujian dengan tertib,” kata Iskandar.

Iskandar juga mengingatkan agar peserta hadir di lokasi ujian minimal 1,5 jam sebelum sesi dimulai. Waktu tersebut digunakan untuk registrasi, pengambilan PIN akses, menitipkan barang, dan memasuki ruang steril sebelum masuk ke ruang ujian. Pihak BKPPD menegaskan bahwa peserta yang terlambat tidak akan diberikan kesempatan mengikuti sesi ujian yang sudah dijadwalkan.

“Kami menekankan agar peserta datang lebih awal. Pemberian PIN dibatasi, sehingga mereka yang datang terlambat berpotensi kehilangan kesempatan mengikuti sesi ujian,” tambah Iskandar.

Tes SKD ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang disediakan langsung oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dengan menggunakan sistem CAT, seluruh proses ujian berlangsung secara transparan dan akuntabel. Setiap peserta dapat langsung melihat hasil ujian mereka setelah selesai mengikuti tes, dan real skor saat pelaksanaan dapat diakses melalui youtube berdasarkan titik lokasi serta sesi saat pelaksanaan sehingga sangat meminimalisir kecurangan dalam proses seleksi.

“Semua proses rekrutmen CPNS menggunakan sistem CAT yang dikembangkan oleh BKN, sehingga dipastikan tidak ada celah untuk kecurangan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak percaya jika ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Sistem ini sangat akuntabel dan hasilnya terbuka untuk publik,” tegas Iskandar.

Dengan pelaksanaan tes SKD yang efisien dan transparan ini, BKPPD Gunungkidul berharap dapat menghasilkan Calon Pegawai Negeri Sipil yang berkualitas, sesuai dengan prinsip seleksi yang jujur dan adil.