Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah menerima kunjungan dari Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman dalam rangka Studi Lapangan Peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (PKP) Angkatan I Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat (28/02) di Ruang Rapat Handayani.
Rombongan dari Kabupaten Sleman dipimpin oleh Kepala Badan Diklat DIY Chrestina Erni Widyastuti, SE. M.Si., didampingi Kepala BKPP Kabupaten Sleman, R. Budi Pramono, S.IP., M.Si., serta pejabat terkait. Kedatangan mereka disambut oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul, Sri Suhartanta, S.IP., M.Si., yang didampingi oleh Kepala BKPPD Iskandar, S.IP., MPA, Kepala Dinas Pariwisata Oneng Windu Wardana, S.Si., M.Si., Kepala BAPPEDA Arif Aldian, S.IP., M.Si., dan perwakilan dari Dinas Pertanian dan Pangan, Ir. Raharjo Yuwono yang nantinya akan menjadi narasumber pada kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Chrestina Erni Widyastuti, SE. M.Si, menyampaikan bahwa tujuan utama dari studi lapangan ini adalah untuk menggali informasi dan memahami inovasi yang telah diterapkan di Kabupaten Gunungkidul. "Kami ingin menggali lebih dalam terkait inovasi yang telah diterapkan di Kabupaten Gunungkidul. Nantinya, peserta studi lapangan akan dibagi menjadi empat kelompok yang masing-masing kelompok beranggotakan sepuluh orang dengan memilih empat lokus tujuan yang menjadi perhatian kami," ungkapnya.
Empat lokus tujuan studi lapangan ini meliputi:
- BKPPD Kabupaten Gunungkidul: Fokus pada layanan kepegawaian serta program pengembangan sumber daya aparatur.
- Dinas Pertanian dan Pangan: Memahami strategi peningkatan ketahanan pangan guna mendukung kemandirian pangan daerah.
- Dinas Pariwisata: Mengkaji kebijakan daerah dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan serta inovasi peningkatan fasilitas wisata.
- Bappeda Kabupaten Gunungkidul: Meninjau inovasi unggulan serta perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul, Sri Suhartanta, S.IP., M.Si., dalam sambutannya berharap agar inovasi yang ada di Kabupaten Gunungkidul dapat menjadi referensi berharga bagi peserta studi lapangan. "Semoga apa yang kami bagikan bisa menjadi inspirasi dan acuan bagi peserta untuk terus berinovasi dan berkarya demi kemajuan daerah masing-masing," ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Sleman dan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah pertukaran informasi dan pengalaman dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah. Dengan adanya pertukaran ide dan gagasan, para peserta diharapkan dapat membawa pulang wawasan baru serta mendorong lahirnya inovasi-inovasi yang dapat diterapkan di Kabupaten Sleman. Ini sekaligus menjadi langkah dalam meningkatkan kapasitas aparatur guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.