Internalisasi dan Habituasi Budaya Pemerintahan “SATRIYA” di BKPPD Kabupaten Gunungkidul

Dalam rangka meningkatkan kualitas pemahaman dan implementasi pelaksanaan budaya Pemerintahan SATRIYA, BKPPD Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan kegiatan Fasilitasi Sosialisasi Internalisasi dan Habituasi Budaya SATRIYA kepada karyawan dan karyawati di lingkup Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat I BKPPD dengan menghadirkan Sunawan, SH., MH., Kepala Bidang Status Kinerja dan Kesejahteraan Pegawai, sebagai narasumber.

Budaya Pemerintahan SATRIYA merupakan budaya kerja bagi seluruh Perangkat Daerah dan Desa di Kabupaten Gunungkidul, sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 16 Tahun 2018 tentang Budaya Pemerintahan di Kabupaten Gunungkidul. 

Filosofi Hamemayu Hayuning Bawana menjadi landasan utama dari budaya ini, yang terdiri dari dua makna penting.

Pertama, SATRIYA dimaknai sebagai watak ksatria, yang mencakup sikap memegang teguh ajaran moral seperti sawiji (konsentrasi), greget (semangat), sengguh (percaya diri dengan rendah hati), dan ora mingkuh (bertanggung jawab). Semangat ini juga berarti golong gilig, yaitu semangat persatuan antara manusia dengan Tuhan dan sesama manusia, yang harus menjiwai setiap aparatur dalam menjalankan tugasnya.

Kedua, SATRIYA merupakan singkatan dari: Selaras, Akal budi Luhur-jatidiri, Teladan-keteladanan, Rela Melayani, Inovatif, Yakin dan percaya diri, serta Ahli-profesional. Nilai-nilai ini dijelaskan oleh Sunawan sebagai standar perilaku kerja yang diharapkan bisa menjadi pedoman bagi para pegawai dalam mencapai visi dan misi organisasi.

Dalam uraian Sunawan, budaya pemerintahan diartikan sebagai nilai dan kebiasaan kerja yang dibakukan sebagai standar perilaku kerja aparatur. Melalui sosialisasi dan internalisasi budaya pemerintahan SATRIYA, diharapkan seluruh pegawai BKPPD Kabupaten Gunungkidul dapat memahami dan menerapkan watak SATRIYA dalam keseharian kerja mereka. Diharapkan nilai-nilai yang terkandung dalam budaya ini dapat dipahami dan diimplementasikan oleh seluruh pegawai, sehingga mampu mendukung pencapaian visi dan misi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.